--}}
Saluran merupakan sarana vital. Karenanya, dalam gowes WBR hari kedua wilayah Kelurahan Taman dan Pandean fokus kita tetap soal saluran. Ada banyak permasalahan saluran di dua kelurahan ini. Saya cek satu per satu. Bukan hanya saluran besar seperti sungai tetapi juga saluran lingkungan kecil. Kebanyakan mampet karena sedimen, sampah, dan ambrol.
Saluran ini memang butuh perhatian lebih dari kita semua. Termasuk kesadaran masyarakat untuk menjaga. Temuan sampah di saluran salah satu buktinya. Sampah-sampah itu tentu tidak ada di sana begitu saja. Tetapi ada yang membuangnya. Karenanya, butuh dibuatkan pola intervensi dengan harapan bisa merubah perilaku masyarakat ke depan.
Selain saluran, saya juga mendapati beragam masalah sosial. Seperti lansia ngebrok, warga sakit, RTLH, dan stunting. Kebanyakan dari mereka gagal mendapatkan bantuan atau bantuan sosialnya dihentikan karena masalah desil. Program WBR ini tidak melihat desil. Meski tercatat desil tinggi namun kondisi riil di lapangan memang membutuhkan, tetap akan kita upayakan. Makanya, biar cepat kita menggandeng mitra-mitra seperti Baznas untuk bantu. Sementara urusan desilnya akan kita lakukan koreksi dari kelurahan dan dinsos dengan mengacu kondisi riil di lapangan untuk diusulkan perubahan ke pusat.
Yang tak kalah pentingnya ada masalah stunting dengan disertai penyakit bawaan. Harus kita perhatikan benar. Urusan stunting ini, saya minta Dinkes membuat web khusus untuk nge-track bagaimana tim dari Dinkes bertindak. Mulai bagaimana intervensinya, kedatangannya, dan ngecek apa yang dilakukan. Ini di luar aplikasi yang sudah ada, aplikasi yang dampaknya terhadap perkembangan dari stunting ini. Dengan begitu masalah stunting ini bisa benar-benar tertangani optimal.
BAGUS PANUNTUN
#kotamadiun #majumendunia #baguspanuntun
2024 © by Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Madiun