MADIUN – Upaya memperkuat ketahanan pangan terus dilakukan Pemerintah Kota Madiun. Bersinergi dengan Polri dan Forkopimda, Pemkot Madiun menggelar panen raya jagung pada Kamis (8/1) sebagai bagian dari program nasional ketahanan pangan.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkot Madiun, Budi Wibowo, mengatakan kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kolaborasi lintas sektor dalam mendukung program strategis pemerintah pusat. Menurutnya, hasil panen di Kota Madiun menunjukkan capaian yang memuaskan.
“Ini wujud sinergi antara pemerintah daerah dan Forkopimda dalam rangka program nasional ketahanan pangan. Hasilnya sudah terlihat dan sangat memuaskan. Pak Wali Kota Maidi juga sangat mendukung program ini,” ujarnya.
Budi menjelaskan, Pemkot Madiun telah menyiapkan lahan kurang lebih lima hektare yang dimanfaatkan untuk penanaman jagung. Ke depan, akan dilakukan uji coba varietas baru, termasuk gagasan satu tanaman mampu menghasilkan dua hingga tiga tongkol jagung.
“Sementara targetnya sekitar lima ton. Kalau nanti uji coba berhasil dan luasan memungkinkan, tentu akan kami kembangkan. Namun karena wilayah kota terbatas, perlu pertimbangan matang,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Kepala Kepolisian Resor (Wakapolres) Madiun Kota, Kompol Dr. I Gusti Agung Ananta Pratama, menyampaikan bahwa panen jagung ini merupakan bagian dari panen raya jagung serentak yang digelar secara nasional. Di Kota Madiun, panen dilakukan secara simbolis dengan hasil jagung jenis hibrida yang telah ditanam beberapa bulan lalu.
“Panen ini bersifat periodik. Di Kota Madiun, jagung yang dipanen berasal dari lahan seluas sekitar dua hektare. Ke depan, akan terus berkelanjutan dengan penambahan luasan di beberapa titik, termasuk uji coba di lahan Perhutani,” jelasnya.
Hasil panen jagung selanjutnya akan disalurkan melalui Bulog bersama distribusi beras, untuk kemudian dimanfaatkan bagi masyarakat yang membutuhkan. Saat ini, penanaman jagung telah dilakukan di tiga kecamatan di Kota Madiun sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan daerah secara berkelanjutan.
(Bip/kus/diskominfo)
2024 © by Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Madiun