BPUM Tahun 2021 Belum Dibuka Kembali

Nilai Produksi UMKM di Kota Madiun Rp65 Miliar/tahun

Diposkan: 28 Sep 2017 oleh admin

Jumlah usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Kota Madiun saat ini tercatat sebanyak 23.093 unit. UMKM ini terdiri dari berbagai jenis usaha mulai makanan hingga suvenir.

 

Dari 23.093 unit UMKM itu memiliki nilai produksi mencapai Rp65 miliar per tahun. UMKM tersebut setidaknya telah menyerap tenaga kerja sekitar 8.000 orang pada tahun lalu.

 

Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah Pemkot Madiun, Maidi, saat membuka kegiatan Womenpreneur Expo UKM 2017 di halaman parkir Carrefour Madiun, Sabtu (6/5/2017). Kegiatan Womenpreneur Expo UKM 2017 ini digelar hingga Minggu (6-7/5/2017).

 

Maidi menuturkan Pemkot Madiun mendukung pameran UMKM tersebut. Hal ini karena pameran itu bisa menjadi ajang promosi potensi produk unggulan Kota Madiun.

 

“Peran UMKM sangat besar untuk pertumbuhan ekonomi di daerah. Kegiatan seperti ini sangat penting dan bisa menggerakkan perekonomian di Madiun,” kata dia.

 

Pemkot Madiun terus melakukan pembinaan terhadap UMKM ini supaya memiliki produk yang bisa berdaya saing. “Hingga akhir tahun 2016, tercatat UMKM di Kota Madiun ada sebanyak 23.093 unit,” kata Maidi.

 

Ketua Panitia Womenpreneur Expo UKM 2017, Santi Andarwati, mengatakan pameran ini melibatkan berbagai asosiasi UMKM untuk mengenalkan produk unggulannya. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan produk UMKM supaya lebih dikenal masyarakat luas.

 

“Asosiasi IKM yang terlibat dalam kegiatan ini antara lain di bidang makanan dan minuman, jasa, konveksi, pertanian, dan kerajinan. Ada yang memamerkan produk pecel, tas rajut, hidroponik, dan lainnya,” kata dia.

Jumlah UMKM yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 100 UMKM dan IKM. Peserta ini tidak hanya beraaal dari Kota Madiun saja, namun juga dari berbagai wilayah di sekitar Madiun.

“Kegiatan ini baru pertama kali digelar dan animo masyarakat untuk mengunjungi pameran ini cukup tinggi,” ujar Santi.

Dia menyampaikan dalam kegiatan ini tidak menargetkan besaran perputaran uang. Namun, yang ingin dicapai yakni pameran ini bisa menjadi wadah bagi para UMKM dalam memperkenalkan produknya.

“Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Kartini, pelaku UMKM yang datang kebanyakan ibu rumah tangga,” ujar Santi

Komentar

  1. 2017-11-08 18:24:36

    Makin sukses womenpreneur

Tinggalkan Komentar: